Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster)

 

Hi Sobat MIP NEWS, Salam sehat untuk kita semua. Pemerintah telah mencanangkan program vaksinasi dosis lanjutan (booster) untuk masyarakat. Pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Program Dosis Lanjutan dilakukan di puskesmas, rumah sakit milik Pemerintah dan Pemerintah Daerah, maupun pos pelayanan vaksinasi yang dikoordinasi oleh Dinas Kesehatan provinsi atau Kabupaten.kota.

Vaksinasi Booster diberikan secara gratis, untuk masyarakat usia 18 tahun keatas dengan  prioritas sasaran lansia dan penderita imunokompromais, dan telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya. Ada 5 jenis vaksin yang resmi digunakan sebagai vaksin booster, yakni Coronavac PT Bio Farma, Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Zifivax.

Ada dua jenis mekanisme pemberian vaksin booster yakni homolog dan heterolog

Homolog, yaitu pemberian dosis lanjutan dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapatkan sebelumnya.

Heterolog, yaitu pemberian dosis lanjutan dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapatkan sebelumnya.

Beberapa penelitian dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa vaksin booster heterolog atau vaksin booster dengan jenis kombinasi yang berbeda menunjukkan peningkatan antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster homolog atau vaksin booster dengan jenis yang sama.

Namun demikian, jenis vaksin booster yang diberikan akan ditentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi primer, yakni dosis pertama dan kedua yang diterima dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan.

Regimen dosis lanjutan yang diberikan, yakni :

a. Untuk sasaran dengan dosis Primer Sinovac maka diberikan : 

  1. Vaksin Astra Zeneca, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.
  2. Vaksin Pfizer, separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.

b. Untuk sasaran dengan dosis primer Astra Zeneca maka diberikan : 

  1. Vaksin Moderna, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.
  2. Vaksin Pfizer, separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.

Bila ada regimen dosis lanjutan yang baaru untuk Vaksinasi Program akan disampaikan kemudian.

Bagi kelompok prioritas vaksinasi booster yang telah divaksinasi dua kali, bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi Pedulilindungi. Sasaran disarankan rutin mengecek aplikasi Pedulilindungi untuk memastikan apakah sudah menerima tiket & jadwal vaksinasi booster atau belum.

Apabila tiket dan jadwal tidak muncul, sasaran bisa datang langsung ke fasyankes maupun sentra pelayanan vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan bukti vaksinasi dosis 1 dan 2.

Beberapa sentra vaksinasi juga sudah membuka pendaftaran online.

Masyarakat tidak diperbolehkan memilih jenis vaksinasi booster. Jenis vaksin akan diberikan sesuai dengan riwayat penerimaan vaksis dosis pertama dan kedua serta mempertimbangkan ketersediaan vaksin di layanan vaksinasi.

Tiket yang diperoleh bisa digunakan fasilitas Pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, RS Pemerintah maupun RS milik Pemda.

Vaksinasi booster bertujuan untuk meningkatkan sekaligus mempertahankan daya tahan tubuh terhadap ancaman penularan Covid-19. Diharapkan, kelompok prioritas vaksinasi booster segera mengakses fasyankes maupun sentra vaksinasi terdekat untuk mendapatkan dosis lanjutan untuk memberikan perlindungan optimal.

This Post Has One Comment

  1. An intriguing discussion is definitely worth comment. I do think that you should write more on this subject matter, it may not be a taboo matter but usually people dont discuss these issues. To the next! Many thanks!!

Tinggalkan Balasan