Gagal Ginjal Akut

Halo Sobat Sehat. Apa kabar semua? Semoga dalam keadaan sehat & baik. 

Baru baru ini kita digemparkan dengan adanya kabar mengenai suatu penyakit yang mengintai kita atau orang yang kita kasihi. Penyakit yang menyerang organ dalam tubuh kita yang sangat penting bagi hidup kita, yakni ginjal. Sebuah penyakit yang harus dilakukan penanganan secepat mungkin agar tidak berdampak fatal.

Penyakit yang sedang banyak diperbincangkan itu bernama gagal ginjal akut atau acute kidney injury. Yakni sebuah kondisi dimana ginjal secara tiba-tiba fungsinya terhenti. Seperti yang kita ketahui bahwa ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring limbah sisa metabolism dalam darah untuk membuangnya melalui urine. Sehingga bila fungsi dari ginjal terhenti, maka limbah tersebut menumpuk di dalam tubuh.

Adapun gagal ginjal akut disebabkan oleh beberapa hal,
seperti :

1. Penurunan aliran darah
Apabila aliran darah menuju ginjal terhambat, maka dapat terjadi penumpukan racun dan limbah dalam tubuh. Adapun beberapa penyebabnya adalah tekanan darah rendah, perdarahan yang menyebabkan banyak kehilangan darah, alergi yang parah, luka bakar dan kelainan atau gangguan pada jantung.

2. Kerusakan pada ginjal
Adapun beberapa diantaranya adalah sepsis, kanker ginjal, peradangan ginjal. 

3. Penyumbatan saluran kemih
Hal ini bisa terjadi pada beberapa kondisi seperti kanker
kandung kemih, kanker prostat, kanker serviks,
pembesaran prostat, gangguan pada persarafan.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang
terkena gagal ginjal akut, yakni:

1. Usia diatas 65 tahun.
2. Menjalani perawatan intensif akibat sakit parah.
3. Mempunyai riwayat gagal ginjal akut atau penyakit gagal ginjal kronis.
4. Menderita kanker atau menjalani pengobatan kanker.
5. Menderita diabetes, hipertensi, gagal jantung, penyakit hati, penyakit arteri perifer, obesitas.
6. Mengidap penyakit autoimun.

Tidak jarang setiap pengidap dapat mengalami gejala yang
berbeda, seperti:

1.Nafsu makan berkurang, mual dan muntah.
2. Produksi urine berkurang.
3. Bau nafas menjadi tidak sedap.
4. Tekanan darah meninggi.
5. Sesak nafas.
6. Mudah lelah.
7. Adanya pembengkakan pada tungkai atau kaki karena penumpukan cairan dalam tubuh.
8. Kesadaran menurun.
9. Nyeri pada punggung di bawah tulang rusuk.

Diagnosis penyakit ini dapat dilakukan dengan wawancara medis, pemeriksaan fisik dan dengan pemeriksaan penunjang seperti:

1. Pemeriksaan darah seperti kadar kreatinin dan ureum.
2. Pemeriksaan urine juga pengukuran volume urine yang keluar.
3. Pemindaian yang dapat dilakukan dengan USG ginjal atau CT scan untuk mencari penyebab terjadinya penyait gagal ginjal akut.
4. Jika diperlukan maka akan dilakukan biopsy ginjal.

Pengobatan bertujuan untuk mengembalikan fungsi ginjal juga mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Adapun beberapa tindakan yang bisa diambil:

1. Pemberian obat obatan yang diperlukan sesuai dengan gejala dan penyebab.
2. Menghentikan obat obatan yang bisa memperparah kondisi.
3. Mengatur kecukupan kebutuhan cairan tubuh pasien.
4. Bila penyakit sudah cukup berat, diambil tindakan cuci darah.

Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini seperti:

1. Membatasi asupan garam dan gula.
2. Menajaga berat badan ideal.
3. Menjaga tekanan darah dan gula darah.
4. Minum air putih yang cukup.
5. Tidak mengkonsumsi obat obatan tanpa pengawasan dokter.
6. Berhenti merokok dan minum alkohol.

Setelah Sobat Sehat tahu mengenai penyakit yang sedang menjadi perbincangan ini, sebaiknya kita berusaha untuk mencegah agar kita dan orang yang kita kasihi tidak terkena. Bila kita melihat atau mengalaminya, sebaiknya langsung sesegera mungkin berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan cepat dan tepat.

Sekian untuk Info Sehat edisi kali ini, sampai jumpa di lain waktu. Tetap jaga kesehatan dan jalankan Protokol Kesehatan

back-to-top-custom