Flu Singapore atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD)

Halo Sobat Sehat. Apa kabar kalian semua? Semoga dalam keadaan sehat selalu dan baik.

Dalam beberapa waktu belakangan kita sering mendengar berita atau membaca dari media sosial mengenai pentakit Hand Foot Mouth Disease (HFMD) / penyakit tangan, kaki, mulut yang sekarang lebih dikenal sebagai Flu Singapore.

Penyebab penyakit ini adalah virus dari Genus Enterovirus dan yang tersering adalah Coxsackievirus dan HEV 71. Penyakit ini pada umumnya akan menyerang anak anak yang berusia dibawah 5 tahun, namun ternyata orang dewasa juga dapat terinfeksi virus ini.

Gejala

Gejala HFMD umumnya diawali dengan gejala yang hampir serupa dengan penyakit lain, dan biasanya 7-10 hari masa inkubasi.

Adapun beberapa gejala yang dialami : 

  • Demam.
  • Nyeri / sakit tenggorokan.
  • Badan terasa tidak enak. Pada bayi dan balita biasanya terlihat iritabilitas / tidak tenang.
  • Sariawan / lesi yang menyakitkan, merah seperti melepuh yang terjadi di lidah, gusi dan bagian dalam pipi.
  • Berkurangnya nafsu makan dan minum karena rasa nyeri daerah mulut. Hal ini harus diwaspadai jangan sampai terjadi dehidrasi.
  • Ruam pada kulit kemerahan, tanpa rasa gatal, namun kadang kadang melepuh di telapak tangan, telapak kaki dan kadang bokong.
 

Penularan

Para penderita HFMD dapat menyebabkan virus melalui sekret atau cairan hidung, tenggorokan, lesi kulit yang pecah dan feses. Penularan virus biasanya tersebar pada minggu pertama sakit, namun masih dapat menularkan beberapa hari atau minggu setelah tanda infeksi hilang.

Adapun penyebarannya dapat terjadi dengan : 

  • Kontak erat dengan penderita, seperti berbicara, memeluk dan mencium.
  • Melalui udara, seperti bersin dan batuk.
  • Kontak dengan kotoran pasien.
  • Kontak dengan permukaan yang tercemar oleh virus HFMD.
 

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk penderita HFMD, pengobatan bersifat simtomatik untuk mengatasi keluhan yang ditimbulkannya. Seperti obat demam, obat oles, obat kumur dan lainnya.

Pencegahan

Penyakit HFMD biasanya sering terjadi di lingkungan tertutup seperti sekolah, asrama, panti asuhan, tempat bermain anak, dan lainnya. Sehingga sangat penting untuk melakukan tindakan pencegahan seperti : 

  • Anak yang mengalami gejala sebaiknya tidak satu ruangan dengan anak yang sehat.
  • Diadakan pembersihan ruangan secara rutin dan baik.
  • Perilaku hidup bersih dan sehat diterapkan.
  • Jangan membuang ludah sembarangan.
  • Jangan menyentuh mata, hidung dan mulut.
  • Menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin.
  • Mencuci tangan setalah menyentuh permukaan yang tidak bersih dan juga sebelum makan.
  • Hindari kontak dekat dengan penderita.

Nah bagaimana Sobat Sehat? Setelah kita mengetahui hal-hal di atas, kita harus mulai menerapkan cara pencegahan agar anak-anak kita tidak terkena penyakit yang dapat mengganggu kehidupan mereka. Karena pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.

Sekian Info Sehat kali ini, Sampai jumpa bulan depan.

Salam Sehat untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan