Covid-19 Masih Mengintai Kita Semua

 

Halo Sobat MIP NEWS,

Taukah kalian, setelah berbulan-bulan mengalami penurunan pada angka kasus Covid-19, tiba-tiba dunia mengalami kenaikan. Salah satu negara yang sangat menonjol dalam hal penambahan kasus adalah India. Ledakan kasusnya yang sangat tinggi membuat dunia was-was.
Dimana angka tertinggi pada tahun 2020 terjadi pada bulan September di angka 97.000 kasus, dan dari saat itu mengalami penurunan sampai jumlah kasus terendah terjadi di bulan Februari 2021 di angka 9.000 kasus.

Namun sejak saat itu India mengalami kenaikan kembali, yang kemudian tertingginya di Bulan Mei 2021 pada angka 414.000 kasus. Angka tersebut sangatlah mengkhawatirkan dimana India mengalami kenaikan sampai 426% dari angka tertingginya di tahun 2020, dan mengkontribusi sekitar 50% dari kasus Covid-19 dunia pada saat ini.

Apa yang menyebabkan angka kasus di India naik hingga sedemikian rupa?

Hal ini terjadi karena India mengabaikan protokol kesehatan dengan ber euphoria, kegembiraan berlebihan setelah divaksin. Mereka berkumpul tanpa mengabaikan jarak, dan tidak menggunakan masker. Padahal India merupakan salah satu negara terdepan di Asia dalam hal vaksinasi Covid-19, dengan jumlah 12 orang yang telah divaksin per 100 orang, dibanding dengan rata-rata dunia di 16 orang yang telah divaksin per 100 orang. Dan merupakan salah satu negara yang memiliki riwayat vaksinasi massal terbaik di dunia. Bahkan India disebut juga sebagai “apotek dari dunia” karena memproduksi setengah dari vaksin yang beredar di dunia, dengan demikian diharapkan tidak akan adanya kekurangan vaksin di India. Dengan adanya keunggulan-keunggulan seperti itu seharusnya India akan mengalami penurunan dalam kasus Covid-19. Namun ternyata yang terjadi adalah sebaliknya.

Indonesia merupakan negara kedua setelah Singapura, dengan angka tertinggi dalam memvaksinasi warganya dengan jumlah 8 orang yang telah divaksin per 100 orang, di Asia Tenggara.

Pada saat ini pemerintah sudah masuk program tahap ke 3 untuk vaksinasi dengan menargetkan mereka yang telah berusia diatas 18 tahun untuk dibaksin. Namun kita janganlah lengah, terlalu bangga, terlalu senang, dengan pencapaian jumlah warga yang sudah divaksin, dan dengan diri kita yang sudah divaksin. Protokol Kesehatan itu sangatlah penting dengan terus menjalankan 5M, kita turut membantu mencegah penularan Covid-19 yaitu : 

  1. Memakai masker.
  2. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  3. Menjaga jarak.
  4. Menjauhi kerumunan.
  5. Membatasi mobilisasi dan interaksi (mengurangi bepergian).

Hal terpenting yang perlu sobat MIPNEWS ketahui bahwa vaksin tidak akan membuat kita kebal akan Covid-19, namun membantu daya tahan tubuh kita. Kita sudah diberikan contoh oleh India, dengan meledaknya kasus Covid-19 di negara tersebut, janganlah sampai hal yang sama terjadi di negara kita.
Semoga apa yang telah kami sampaikan melalui MIPNEWS Bulan Mei 2021 ini adapat membuat Sobat lebih menjaga, dan menahan diri untuk tidak abai akan Protokol Kesehatan. Sampai jumpa kemballi di MIPNEWS Bulan Depan.

Salam Sehat & Smile for Health

Tinggalkan Balasan